Optimalkan Pengisian Data Sispena, Guru dan TU MAN BS Ikuti Pendampingan Akreditasi

Dalam upaya meningkatkan mutu pengelolaan data akreditasi madrasah, guru, operator, dan tenaga tata usaha Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Bengkulu Selatan mengikuti Kegiatan Pendampingan Akreditasi Sekolah Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Kantor Kementerian Agama Bengkulu Selatan. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh madrasah sasaran visitasi tahun 2026, Kamis (16/4/2026).

Bertempat di Aula Asrama MAN Bengkulu Selatan, pendampingan ini menghadirkan Asesor dari Badan Akreditasi Nasional (BAN) Provinsi Bengkulu, Drs. Agusman, M.Pd., yang memberikan arahan teknis terkait pengisian Sistem Penilaian Akreditasi (Sispena), kelengkapan dokumen, serta strategi pemenuhan standar akreditasi.

Kegiatan secara resmi dibuka oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Bengkulu Selatan, Dr. H. Heriansyah, S.Ag., M.H. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya sinergi antara guru dan tenaga kependidikan dalam menyiapkan data yang akurat dan valid sebagai dasar penilaian akreditasi.

Akreditasi bukan sekadar penilaian, tetapi merupakan upaya peningkatan mutu pendidikan yang berkelanjutan. Oleh karena itu, seluruh unsur madrasah harus berperan aktif dan serius dalam proses ini,” ujarnya.

Kepala MAN Bengkulu Selatan, Buyung Kalil, M.Pd.  menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat penting untuk memastikan kesiapan madrasah dalam menghadapi proses akreditasi. Melalui kegiatan pendampingan ini diharapkan seluruh guru dapat memahami secara teknis pengisian Sispena sehingga data yang disajikan benar-benar valid dan sesuai dengan kondisi madraash.

Selama kegiatan berlangsung, peserta mendapatkan bimbingan langsung terkait teknis penginputan data pada Sispena, pemahaman indikator penilaian, serta tips dalam menyusun dokumen pendukung yang sesuai dengan standar yang ditetapkan.

Dengan adanya kegiatan pendampingan ini, diharapkan MAN Bengkulu Selatan semakin siap menghadapi proses akreditasi serta mampu meningkatkan kualitas pengelolaan administrasi dan mutu pendidikan secara menyeluruh.