Tanamkan Cinta Al-Qur’an dan Iqro’, Guru Wali MAN Bengkulu Selatan Bimbing Siswa Mengaji Saat Jam Istirahat
Bengkulu
Selatan (Humas) – Dalam upaya menanamkan nilai-nilai religius dan membentuk
karakter peserta didik yang berakhlak mulia, Guru Wali Madrasah Aliyah Negeri
(MAN) Bengkulu Selatan memanfaatkan waktu istirahat untuk membimbing siswa
membaca Al-Qur’an dan Iqro’. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kepedulian
guru terhadap perkembangan spiritual dan pembiasaan ibadah siswa di lingkungan
madrasah, Selasa (13/10).
Di
sela-sela waktu istirahat, guru wali mendampingi siswa belajar mengaji dengan
penuh kesabaran dan ketulusan. Siswa dibimbing untuk membaca ayat-ayat suci
Al-Qur’an dan menuntaskan Iqro’ dengan baik dan benar, mulai dari pengenalan
bacaan, pelafalan huruf hijaiyah, hingga memperbaiki makhraj dan tajwid sesuai
dengan kemampuan masing-masing.
Kegiatan
ini tidak hanya bertujuan meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an, tetapi juga
menumbuhkan kecintaan siswa terhadap kitab suci umat Islam. Melalui
pendampingan secara rutin, diharapkan siswa semakin terbiasa meluangkan waktu
untuk membaca Al-Qur’an dan Iqro’, baik di madrasah maupun di rumah.
Program
tersebut juga mencerminkan peran Guru Wali yang tidak hanya mendampingi siswa
dalam bidang akademik, tetapi turut memperhatikan pembentukan karakter,
kedisiplinan, dan penguatan nilai-nilai keagamaan. Pendekatan yang penuh
perhatian dan kekeluargaan diharapkan membuat siswa lebih nyaman dalam belajar
serta berani memperbaiki bacaan Al-Qur’an mereka.
Kepala
MAN Bengkulu Selatan, Buyung Kalil, M.Pd.I., menyampaikan apresiasi terhadap
kepedulian Guru Wali yang memanfaatkan waktu istirahat untuk membimbing siswa
mengaji. Menurutnya, pendidikan di madrasah tidak hanya berorientasi pada
pencapaian akademik, tetapi juga pada pembentukan akhlak dan penguatan
spiritual peserta didik. Beliau
berharap kegiatan ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga
tumbuh generasi yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga
dekat dengan Al-Qur’an dan memiliki akhlak yang mulia.
Melalui
kegiatan sederhana namun penuh makna ini, MAN Bengkulu Selatan terus berupaya
mewujudkan lingkungan pendidikan yang religius, humanis, dan berkarakter. Waktu
istirahat pun menjadi kesempatan berharga bagi siswa untuk belajar, memperbaiki
bacaan Al-Qur’an dan menuntaskan iqro’, serta menanamkan kebiasaan baik dalam
kehidupan sehari-hari. (hk)