KBC dalam Pembelajaran Fiqih, Siswa Kelas X Praktik Penyelenggaraan Jenazah

Bengkulu Selatan (Humas) – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Bengkulu Selatan terus berupaya mengimplementasikan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) dalam proses pembelajaran. Salah satu bentuk implementasinya dilakukan melalui praktik penyelenggaraan jenazah pada mata pelajaran Fiqih yang diikuti oleh siswa kelas X, Senin (6/10).



Kegiatan praktik dilaksanakan di Laboratorium PAI MAN Bengkulu Selatan. Melalui kegiatan ini, siswa diberikan kesempatan untuk memahami sekaligus mempraktikkan tata cara penyelenggaraan jenazah sesuai dengan tuntunan syariat Islam.


Praktik tersebut dibimbing oleh guru Fiqih, Hj. Susna Yulisti, M.Pd. dan Selvi Susanti, S.Pd.I. Para siswa mengikuti kegiatan dengan antusias. Guru pembimbing memberikan penjelasan dan arahan secara bertahap agar siswa dapat memahami setiap proses penyelenggaraan jenazah dengan baik dan benar.


Implementasi KBC melalui pembelajaran praktik ini tidak hanya bertujuan meningkatkan pemahaman keagamaan siswa, tetapi juga menanamkan nilai cinta kepada sesama, kepedulian, tanggung jawab, empati, dan sikap saling membantu dalam kehidupan bermasyarakat.


Kepala MAN Bengkulu Selatan, Buyung Kalil, M.Pd.I., menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, pembelajaran Fiqih yang disertai praktik sangat penting agar siswa tidak hanya memahami materi secara teori, tetapi juga memiliki keterampilan yang dapat diterapkan dalam kehidupan nyata.


“Kami sangat mengapresiasi kegiatan praktik seperti ini. Melalui implementasi KBC, pembelajaran di madrasah diharapkan tidak hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter siswa yang religius, peduli, bertanggung jawab, dan memiliki rasa cinta kepada sesama,” ungkapnya.


Kegiatan praktik penyelenggaraan jenazah tersebut berlangsung dengan tertib dan lancar. Para siswa diharapkan mampu memahami tata cara penyelenggaraan jenazah sekaligus menjadikan kegiatan tersebut sebagai bekal pengetahuan dan keterampilan keagamaan di tengah masyarakat. (hk)