Bengkulu
Selatan (Humas) - Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Bengkulu Selatan menggelar
kegiatan kokurikuler sebagai bagian dari penerapan Kurikulum Berbasis Cinta
(KBC) di lingkungan madrasah. Kegiatan tersebut mengusung tema “Mewujudkan
Madrasah yang Religius, Humanis, Berilmu, Peduli Lingkungan, dan Cinta Tanah
Air.”, Jum’at (2/10).
Kegiatan
kokurikuler ini diikuti oleh peserta didik dari kelas X, XI, dan XII dengan
menampilkan berbagai kreativitas dan potensi siswa sesuai dengan jenjang
masing-masing. Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi siswa untuk mengembangkan
bakat, kreativitas, kerja sama, kedisiplinan, serta menanamkan nilai-nilai
karakter yang sejalan dengan penerapan KBC.
Dalam
kegiatan tersebut, siswa kelas XII menampilkan dance, kelas XI menampilkan
sholawat, sedangkan kelas X menampilkan tari kreasi. Setiap penampilan
dipersiapkan oleh peserta didik dengan bimbingan guru fasilitator dan wali
kelas.
Selain
menjadi ajang pengembangan kreativitas, kegiatan ini juga menjadi bagian dari
proses penilaian kokurikuler. Guru fasilitator secara langsung memberikan
penilaian pada saat masing-masing kelompok menampilkan karyanya. Penilaian
dilakukan berdasarkan aspek yang telah ditentukan, seperti kreativitas,
kekompakan, penguasaan materi, penampilan, kerja sama, serta penerapan
nilai-nilai karakter dalam kegiatan.
Kepala
MAN Bengkulu Selatan, Buyung Kalil, M.Pd.I., menyampaikan apresiasi kepada
seluruh siswa, guru fasilitator, dan pihak yang telah mendukung terlaksananya
kegiatan kokurikuler tersebut.
“Melalui
kegiatan kokurikuler ini, kita ingin memberikan ruang kepada peserta didik
untuk mengembangkan potensi dan kreativitasnya sekaligus menerapkan nilai-nilai
Kurikulum Berbasis Cinta. Madrasah tidak hanya mendidik siswa agar berilmu,
tetapi juga membentuk pribadi yang religius, humanis, peduli lingkungan,
memiliki karakter yang baik, serta mencintai tanah air,” ungkapnya.
Ia
juga berharap kegiatan kokurikuler dapat menjadi pengalaman positif bagi siswa
dalam membangun kepercayaan diri, kerja sama, tanggung jawab, dan sikap saling
menghargai. Pelaksanaan kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata komitmen
MAN Bengkulu Selatan dalam mengimplementasikan Kurikulum Berbasis Cinta melalui
kegiatan pembelajaran dan pengembangan karakter. Dengan adanya kegiatan
tersebut, diharapkan nilai-nilai religius, humanis, keilmuan, kepedulian
terhadap lingkungan, dan cinta tanah air dapat tumbuh serta diterapkan oleh
peserta didik dalam kehidupan sehari-hari. (hk)