Adu Suara dan Nada, Siswa MAN Bengkulu Selatan Unjuk Pesona Semarakkan Bulan Bahasa
Bengkulu Selatan (Humas) –
Dalam rangka menyemarakkan peringatan Bulan Bahasa, Madrasah Aliyah Negeri
(MAN) Bengkulu Selatan menggelar berbagai perlombaan antarsiswa dengan
mengusung tema “Satu Kata, Sejuta Makna:
Wujudkan Asa Lewat Bahasa dan Sastra.” Kegiatan ini menjadi
wadah bagi peserta didik untuk mengembangkan bakat, kreativitas, serta kecintaan
terhadap bahasa dan sastra
, Senin (19/10).

Berbagai perlombaan yang diselenggarakan
meliputi menyanyi dalam bahasa Arab, membaca puisi, dan menyanyi dalam bahasa
Inggris. Para peserta tampil penuh semangat dan percaya diri untuk menunjukkan
kemampuan terbaik mereka. Lantunan lagu berbahasa Arab dan Inggris menghadirkan
suasana meriah, sementara pembacaan puisi menyuguhkan ekspresi, penghayatan,
dan keindahan kata yang sarat makna.
Untuk menjaga objektivitas penilaian, panitia
menghadirkan dewan juri yang terdiri atas guru Bahasa Arab, guru Bahasa
Inggris, dan guru Bahasa Indonesia. Masing-masing guru memberikan penilaian
sesuai dengan bidang perlombaan, meliputi ketepatan pelafalan, penguasaan
materi, intonasi, ekspresi, penghayatan, serta penampilan peserta.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang
kompetisi, tetapi juga sarana pembelajaran yang menyenangkan bagi siswa.
Melalui lomba menyanyi bahasa Arab dan bahasa Inggris, peserta didik didorong
untuk meningkatkan keterampilan berbahasa asing, sedangkan lomba membaca puisi
menjadi kesempatan untuk mengasah kemampuan berekspresi, memahami makna, dan
menyampaikan pesan melalui karya sastra.
Kepala MAN Bengkulu Selatan, Buyung Kalil, M.Pd.I., menyampaikan
apresiasi atas antusiasme siswa yang berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Ia
berharap peringatan Bulan Bahasa dapat menjadi momentum untuk meningkatkan
kreativitas dan kepercayaan diri peserta didik.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap siswa
semakin mencintai bahasa dan sastra, berani menampilkan potensi diri, serta
mampu mengembangkan kreativitas. Bahasa bukan hanya alat komunikasi, melainkan
juga sarana untuk menyampaikan gagasan, mengekspresikan perasaan, dan membangun
karakter generasi muda,” ungkapnya.
Semarak Bulan Bahasa di MAN Bengkulu Selatan
menjadi bukti bahwa bahasa dan sastra dapat menjadi ruang bagi siswa untuk
berkarya, berkompetisi secara sehat, dan saling menghargai kemampuan satu sama
lain. Sejalan dengan tema yang diusung, setiap kata memiliki makna dan setiap
karya menyimpan harapan untuk masa depan.
Melalui kegiatan ini, MAN Bengkulu Selatan terus
berupaya menciptakan lingkungan pendidikan yang inspiratif, kreatif, dan
mendukung pengembangan potensi peserta didik agar tumbuh menjadi generasi yang
berkarakter, percaya diri, serta berprestasi. (hk)
Berbagai perlombaan yang diselenggarakan
meliputi menyanyi dalam bahasa Arab, membaca puisi, dan menyanyi dalam bahasa
Inggris. Para peserta tampil penuh semangat dan percaya diri untuk menunjukkan
kemampuan terbaik mereka. Lantunan lagu berbahasa Arab dan Inggris menghadirkan
suasana meriah, sementara pembacaan puisi menyuguhkan ekspresi, penghayatan,
dan keindahan kata yang sarat makna.