Tanamkan Kesadaran Berlalu Lintas, Satlantas Polres Bengkulu Selatan Sosialisasi di MAN Bengkulu Selatan

Bengkulu Selatan (Humas) – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bengkulu Selatan melaksanakan kegiatan sosialisasi keselamatan berlalu lintas di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Bengkulu Selatan. Kegiatan ini mengangkat tema “Budayakan Keselamatan sebagai Kebutuhan” sebagai upaya menanamkan kesadaran kepada peserta didik tentang pentingnya keselamatan dan kedisiplinan dalam berlalu lintas, Jum’at (06/11).



Dalam kegiatan tersebut, Pak Selamet selaku pemateri menyampaikan pentingnya membangun budaya tertib berlalu lintas sejak dini. Ia mengingatkan para siswa agar selalu mengutamakan keselamatan ketika berkendara, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, menggunakan helm, serta melengkapi persyaratan berkendara.

“Ingat, utamakan keselamatan, bukan kecepatan. Jangan terburu-buru di jalan raya hanya karena ingin cepat sampai tujuan. Keselamatan diri sendiri dan orang lain harus menjadi prioritas utama. Jadikan keselamatan sebagai kebutuhan, bukan sekadar kewajiban,” tegas Pak Selamet dalam penyampaiannya.

Kepala MAN Bengkulu Selatan Buyung Kalil,M.Pd.I menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran Satlantas Polres Bengkulu Selatan yang telah memberikan edukasi kepada peserta didik. Menurutnya, kegiatan ini sangat penting dalam membentuk karakter siswa yang disiplin, bertanggung jawab, dan memiliki kesadaran hukum, khususnya dalam berlalu lintas.

“Kami sangat menyambut baik kegiatan sosialisasi ini. Edukasi keselamatan berlalu lintas sangat penting bagi peserta didik, mengingat mereka merupakan generasi muda yang perlu dibekali pemahaman tentang aturan dan tanggung jawab di jalan raya. Kami berharap seluruh siswa dapat mengambil pelajaran dari kegiatan ini dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari,” ungkap Kepala MAN Bengkulu Selatan.

Lebih lanjut, Kepala MAN berharap melalui sosialisasi ini para siswa tidak hanya memahami aturan lalu lintas, tetapi juga mampu menjadi contoh dan pelopor keselamatan berlalu lintas di lingkungan keluarga maupun masyarakat.

Kegiatan berlangsung dengan penuh antusias. Melalui sosialisasi ini, diharapkan tumbuh kesadaran di kalangan peserta didik bahwa keselamatan merupakan kebutuhan bersama. Ingat, lebih baik terlambat sampai tujuan daripada mengabaikan keselamatan di perjalanan. (hk)