Lestarikan Seni Bela Diri Tradisional, Siswa MAN Bengkulu Selatan Semangat Ikuti KBM PJOK Materi Pencak Silat

BENGKULU SELATAN - Para siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Bengkulu Selatan mengikuti Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) dengan materi seni bela diri Pencak Silat Pembelajaran terbuka yang berlangsung di lapangan sekolah ini diikuti oleh siswa kelas X dan kelas XII, Rabu (16/9).


Kegiatan KBM PJOK ini diampu langsung oleh guru pengampu, Gusnadianto, S.Pd. Pelaksanaan pembelajaran dibagi menjadi dua sesi, yakni pada jam pelajaran ke-2 hingga ke-3 untuk siswa kelas X, serta dilanjutkan pada jam pelajaran ke-4 hingga ke-6 untuk siswa kelas XII.


Dalam sesi latihan tersebut, para siswa diajarkan berbagai teknik dasar Pencak Silat. Siswa kelas X fokus memperagakan teknik dasar seperti sikap kuda-kuda, pukulan, serta peragaan tendangan. Sementara itu, siswa kelas XII tampak mempraktikkan simulasi tanding dan teknik pertahanan menggunakan perlengkapan pelindung (body protector).


“Melalui materi Pencak Silat ini, siswa diharapkan tidak hanya bugar secara fisik, tetapi juga dapat menanamkan nilai-nilai disiplin, mental pantang menyerah, serta pembentukan karakter yang positif, “ujar Gusnandianto, S.Pd disela-sela kegiatan.
 
Gusnadianto juga menyampaikan bahwa materi Pencak Silat tidak hanya bertujuan untuk memenuhi kurikulum dan menjaga kebugaran fisik siswa, tetapi juga sebagai sarana mengenalkan serta melestarikan budaya asli warisan leluhur bangsa Indonesia.

Suasana kegiatan KBM berlangsung tertib dan penuh semangat. Para siswa memperagakan setiap instruksi teknik gerakan dengan sungguh-sungguh, sementara siswa lainnya mengamati dan memberikan dukungan saat rekan mereka mempraktikkan gerakan di area latihan. (hk)
Â